Monday, May 2, 2011

  • Kita mencintai ayah lebih dari segala-galanya, tetapi cintanya kepada Allah lebih besar daripada cintanya kepada kita, maka iapun pergi meninggal dunia menghadap kepada-Nya.
  • Kita mencintai ibu lebih dari segala-galanya, tetapi cintanya kepada Allah lebih besar daripada cintanya kepada kita, maka iapun pergi meninggalkan dunia menghadap kepada-Nya.
  • Kita mencintai istri lebih dari segala-galanya, tetapi cintanya kepada Allah lebih besar daripada cintanya kepada kita, maka iapun meninggal dunia menghadap kepada-Nya.
  • Kita mencintai suami lebih dari segala-galanya, tetapi cintanya kepada Allah lebih besar daripada cintanya kepada kita, maka iapun meninggal dunia menghadap kepada-Nya.
  • Kita mencintai anak lebih dari segala-galanya, tetapi cintanya kepada Allah lebih besar daripada cintanya kepada kita, maka iapun meninggal dunia menghadap kepada-Nya.
  • Kita mencintai cucu lebih dari segala-galanya, tetapi cintanya kepada Allah lebih besar daripada cintanya kepada kita, maka iapun meninggal dunia menghadap kepada-Nya.
  • Kita mencintai rumah, mobil, perhiasan dan sebagainya lebih dari segala-galanya, tetapi Allah lebih mencintai kita, maka dipanggillah kita oleh Izroil untuk menghadap ke hadlirat-Nya. Inna lillaahi wa inna ilaihi roji’un.

No comments:

Post a Comment